Sejenak kita renungkan kata-kata seorang filosofis perancis, Rene Descartes bahwa " dengan berfikir maka aku ada" secara logika eksistensi manusia bisa di lihat dari pemikirannya, dan setiap manusia memiliki kehendak bebas untuk berfikir dan memilih sesuatu sesuai jalan pikirannya.
Namun sayangnya terkadang pola pikir manusia terbatas oleh sesuatu yang membatasi dan biasanya hal tersebut berasal dari luar dirinya, hal ini terkadang menyebabkan pemikiran kita yang terkotakkan pada sistem yang ada. Maka siapa yang bisa keluar dari sistem itu dialah pemenangnya, dalam artian dia telah memenangkan kehendak bebas atas dirinya sendiri.
Dewasa ini kaum muda sering menyalahartikan kehendak bebasnya dengan pilihan-pilihan yang menyalahi logika, etika, ataupun estetika. Hal tersebut dapat menjadikan alasan keraguan kaum tua terhadap kaum muda.
Untuk itu dihari sumpah pemuda ini seyogyanya kaum muda berani memunculkan eksistensinya dengan gagasan dan langkah yang sesuai dengan logika etika dan estetika. Karena dengan hadirnya pemikiran pemuda hari ini maka dapat pula membuktikan hadirnya pemuda dimasa depan. SALAM PEMUDA!!!!
Jumat, 28 Oktober 2011
Rabu, 15 Juni 2011
energiku tak cukup
BENAR TERNYATA SEGALANYA MEMBUTUHKAN ENERGI BAHKAN UNTUK SEKEDAR MEMAAFKAN ATOPUN UNTUK MENERIMA APAPUN
aku lelah
aku lelah menjadi es yg membeku sepanjang waktu hanya menanti api yg berkobar lalu membakar...
aku lelah menjadi udara yg menghempaskan debu2 kehidupan...
aku lelah menjadi hujan yg mengguyur tanah hitam jd merah
aku lelah menjadi burung yang terbang tanpa tau arah angin hingga tersesat di ujung kehidupan..
aku lelah menjadi daun2 yang berguguran di semi nya musim waktu....
aku lelah menjadi bunga yang dipuja2 namun terbuang dan tersiakan saat layu dan kering...
biar..biarlah aku menjadi air yang mengalir ke ngarai2 hidup ini agar setidaknya sekalipun ku mati aku ttp menghidupkan...........
aku lelah menjadi udara yg menghempaskan debu2 kehidupan...
aku lelah menjadi hujan yg mengguyur tanah hitam jd merah
aku lelah menjadi burung yang terbang tanpa tau arah angin hingga tersesat di ujung kehidupan..
aku lelah menjadi daun2 yang berguguran di semi nya musim waktu....
aku lelah menjadi bunga yang dipuja2 namun terbuang dan tersiakan saat layu dan kering...
biar..biarlah aku menjadi air yang mengalir ke ngarai2 hidup ini agar setidaknya sekalipun ku mati aku ttp menghidupkan...........
seribu langkah kaki atau tidak melangkahkan kaki sama sekali
seakan ku berjalan diantara gersangnya sahara...
yang kulihat disekelilingku hanyalah kaktus2 tajam yg mungkin sewaktu2 dapat menusuk kaki ku yg tlah lemah menyusuri gersangya alam....
kadang ku bertanya pada Tuhan, haruskah ku teruskan langkah ini ataukah aku kembali?
namun terlanjur ku berjanji pd langit dan bumi bahwa aku akan melangkahkan satu langkah kaki untuk seribu langkah kaki atau tidak melangkahkan kaki sama sekali...
aku baru melangkahkan kaki beberapa langkah saja namun iblis terus sj menggodaku dgn berkata : hentikan perjalananmu karna kau tak kan mungkin mendapat apa2 selain fatamorgana dan sebelum itu tubuhmu pasti sudah musnah dimakan binatang buas!
saat dia datang seperti itu rasanya sum2 tulangku membeku hingga tubuhku kaku tak lg bs ku berjalan,tak ada lg yg bs kulakukan selain meratapi kelemahanku..aku ingin berteriak namun tak ada siapapun disana...aku ingin tertidur namun kelopak mataku tlah kaku oleh waktu..
Tuhan...aku bodoh sedangkan engkau maha tau maka beritahukanlah apa yg harus aku perbuat...Tuhan...aku buta sedangkan engkau maha melihat maka tunjukanlah kemana harus ku langkahkan kaki....aku tuli sedangkan kau maha mendengar,maka dengarkanlah rintihanku...
yang kulihat disekelilingku hanyalah kaktus2 tajam yg mungkin sewaktu2 dapat menusuk kaki ku yg tlah lemah menyusuri gersangya alam....
kadang ku bertanya pada Tuhan, haruskah ku teruskan langkah ini ataukah aku kembali?
namun terlanjur ku berjanji pd langit dan bumi bahwa aku akan melangkahkan satu langkah kaki untuk seribu langkah kaki atau tidak melangkahkan kaki sama sekali...
aku baru melangkahkan kaki beberapa langkah saja namun iblis terus sj menggodaku dgn berkata : hentikan perjalananmu karna kau tak kan mungkin mendapat apa2 selain fatamorgana dan sebelum itu tubuhmu pasti sudah musnah dimakan binatang buas!
saat dia datang seperti itu rasanya sum2 tulangku membeku hingga tubuhku kaku tak lg bs ku berjalan,tak ada lg yg bs kulakukan selain meratapi kelemahanku..aku ingin berteriak namun tak ada siapapun disana...aku ingin tertidur namun kelopak mataku tlah kaku oleh waktu..
Tuhan...aku bodoh sedangkan engkau maha tau maka beritahukanlah apa yg harus aku perbuat...Tuhan...aku buta sedangkan engkau maha melihat maka tunjukanlah kemana harus ku langkahkan kaki....aku tuli sedangkan kau maha mendengar,maka dengarkanlah rintihanku...
mengalah untuk menang
Selama ini aku selalu memaksa semua hal terjadi sesuai dengan keinginanku.....
namun akhirnya melalui proses kamuflase aku sadar bahwa
Mungkin aku bisa memaksa keadaan menjadi seperti yg ak inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa seseorang menjadi seperti ap yg aku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa diriku menjadi seperti apa yang aku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa pikiranku menjadi seperti apa yang ku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa hatiku menjadi seperti apa yang aku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa tubuhku menjadi seperti apa yang aku inginkan...
Namun ternyata ada yang tak bisa aku paksakan di dunia ini yaitu Tuhan!
saat aku memaksa Tuhan u memberiku kemudahan maka iya beri aku masalah...
saat aku memaksa Tuhan u menjauhkan aku dari derita maka iya dekatkan aku pada ujian..
saat aku memaksa Tuhan u memberiku langit yang cerah maka iya memberi ku hujan yang deras...
saat aku memaksa Tuhan u memberiku cahaya maka Tuhan memberiku malam yang gelap...
saat aku memaksa Tuhan u memberiku kupu-kupu yang indah maka iya memberiku ulat bulu...
saat aku memaksa Tuhan u memberiku kesuksesan maka iya memberiku kegagalan...
Namun ternyata...
Dari masalah itu aku menjadi dewasa...
Dari ujian itu aku bisa berfikir....
Dari hujan yang deras itu aku bisa menikmati indahnya pelangi...
Dari gelapnya malam itu aku bisa menikmati indahnya bulan dan bintang...
Dari ulat bulu itu aku menyaksikan bgmn indahnya kupu-kupu cantik...
Dari kegagalan itu aku tau bagaimana meraih kesuksesan yang lebih besar dari yang aku bayangkan...
Akhirya aku yang keras hati dan kepala mengakui kekalahanku pada Mu Tuhan
Namun kekalahan ini bukanlah kekalahan syeitan dr Adam
Ataupun bukanlah kekalahan seorang firaun dr Musa
Ataupun bukan pula kekalahan seorang quraisy dr Muhammad
Namun..kekelahan ini adalah kekalahan yang tulus karena keyakinan akan cintamu lebih besar dari cintaku pada diriku sendiri hingga kau lebih tau apa yang lebih aku ingin dan butuhkan....Tuhan jangan pernah berhenti mencintaiku..karna aku sangat membutuhkanmu..dahulu..saat ini..dan selama-lamanya......
namun akhirnya melalui proses kamuflase aku sadar bahwa
Mungkin aku bisa memaksa keadaan menjadi seperti yg ak inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa seseorang menjadi seperti ap yg aku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa diriku menjadi seperti apa yang aku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa pikiranku menjadi seperti apa yang ku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa hatiku menjadi seperti apa yang aku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa tubuhku menjadi seperti apa yang aku inginkan...
Namun ternyata ada yang tak bisa aku paksakan di dunia ini yaitu Tuhan!
saat aku memaksa Tuhan u memberiku kemudahan maka iya beri aku masalah...
saat aku memaksa Tuhan u menjauhkan aku dari derita maka iya dekatkan aku pada ujian..
saat aku memaksa Tuhan u memberiku langit yang cerah maka iya memberi ku hujan yang deras...
saat aku memaksa Tuhan u memberiku cahaya maka Tuhan memberiku malam yang gelap...
saat aku memaksa Tuhan u memberiku kupu-kupu yang indah maka iya memberiku ulat bulu...
saat aku memaksa Tuhan u memberiku kesuksesan maka iya memberiku kegagalan...
Namun ternyata...
Dari masalah itu aku menjadi dewasa...
Dari ujian itu aku bisa berfikir....
Dari hujan yang deras itu aku bisa menikmati indahnya pelangi...
Dari gelapnya malam itu aku bisa menikmati indahnya bulan dan bintang...
Dari ulat bulu itu aku menyaksikan bgmn indahnya kupu-kupu cantik...
Dari kegagalan itu aku tau bagaimana meraih kesuksesan yang lebih besar dari yang aku bayangkan...
Akhirya aku yang keras hati dan kepala mengakui kekalahanku pada Mu Tuhan
Namun kekalahan ini bukanlah kekalahan syeitan dr Adam
Ataupun bukanlah kekalahan seorang firaun dr Musa
Ataupun bukan pula kekalahan seorang quraisy dr Muhammad
Namun..kekelahan ini adalah kekalahan yang tulus karena keyakinan akan cintamu lebih besar dari cintaku pada diriku sendiri hingga kau lebih tau apa yang lebih aku ingin dan butuhkan....Tuhan jangan pernah berhenti mencintaiku..karna aku sangat membutuhkanmu..dahulu..saat ini..dan selama-lamanya......
true love
if you fall in love so love is sincere ..
because love is not a debt to be paid..
or a promise that can be charged ..
but love is the nature of which is derived as the rain
who can make gift or curse, whatever happens on the love must be put in grateful
, because love is not a word that should be disclosed at the hearing or yet to be felt and impregnated essentially in the heart
,and can only be felt when love is not forced but resigned
because love is not a debt to be paid..
or a promise that can be charged ..
but love is the nature of which is derived as the rain
who can make gift or curse, whatever happens on the love must be put in grateful
, because love is not a word that should be disclosed at the hearing or yet to be felt and impregnated essentially in the heart
,and can only be felt when love is not forced but resigned
LIFE IS LIKE A WAR
I saw clouds yesterday ... I see the sun smiling the next day ... once I saw the beach .. .. now I see the ocean, at that time .. I see the spring, and now I see the autumn .., sometimes I see the desert ... , sometimes I see an oasis ..., that's how life is never the same .. but constantly changing in accordance with the natural desire ... who would survive to face only one who is always ready to face any situation, my father always said that life is like a war, then we must always be ready for it whenever and wherever....
kemarin kulihat awan berarak...esoknya kulihat mentari tersenyum...dulu kulihat pantai..saat ini kulihat samudera..,waktu itu aku lihat musim semi..,dan saat ini kulihat musim gugur..,terkadang kulihat gurun...,terkadang kulihat oase...,begitulah hidup..tidak pernah sama tapi terus berubah sesuai dengan yang alam inginkan...yang akan tetap bertahan menghadapinya hanyalah orang yang selalu siap menghadapi kondisi apapun, ayahku selalu bilang bahwa hidup ini seperti perang, maka kita harus selalu siap menghadapinya kapanpun dan dimanapun.
Langganan:
Postingan (Atom)