Kamis, 17 November 2011

Bahkan Otak kita pun butuh wisata kuliner !


Dewasa ini kita tahu bahwa dunia kuliner sedang dalam puncak keemasannya terbukti dengan semakin maraknya sesuatu yang berhubungan dengan kuliner, di mulai dengan wisata kuliner,  acara2 tv mengenai kuliner, bahkan orang2 berdatangan ke suatu tempat yang jauh hanya untuk menikmati kuliner yang diinginkannya. 

Hal ini tidak lah heran karena makanan adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, yang bila tidak terpenuhi maka akan mengancam hidupnya,  namun disisi lain terkadang kita lupa akan kebutuhan pokok yang lain yaitu  bukan saja tubuh kita yang merasakan kelaparan namun otak kita pun membutuhkan makanan , terbukti kita sering merasa orang lain lebih tau mengenai sesuatu daripada kita, ataupun kita merasa kesepian, atau mungkin kita merasa depresi. Hal ini membuktikan bahwa kita bukan saja membutuhkan makanan untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita namun juga kita membutuhkan makanan bagi otak kita.



Membaca adalah salah satu dari makanan yang dibutuhkan oleh otak kita,membaca bias digunakan sebagai wisata kulinernya bagi otak, bahkan menurut sean covey dalam bukunya yang berjudul 7 kebiasaan remaja yang sangat efektif , menyebutkan bahwa:
“Ada banyak cara untuk mempertajam pikiranmu . Tetapi, pendekatan yang terbaik mungkin adalah membaca. Membaca itu dasar dari segalanya yang lain dan tidak mahal, tidak seperti metode-metode lain seperti bepergian.”
Dengan membaca kita akan merasakan bahwa tak ada teman yang paling sejati kecuali dengan membaca, tak ada pacar yang paling setia kecuali membaca, tak ada obat yang paling ampuh kecuali membaca dan tak ada sesuatu yang menghibur kita kecuali dengan cara membaca.  Namun seringkali kita pada umumnya tidak menyukai membaca  dengan berbagai  alasan atau mungkin merasa tidak terbiasa, hal ini biasa terjadi bahkan pada kalangan pelajar pada umumnya mereka lebih memilih untuk mengobrol lewat internet, ataupun melihat tayangan tv yang kebanyakan tayangan yang di tampilkan tidak layak untuk di lihat. Mereka beranggapan bahwa dengan menonton tayangan  sinetron akan menjadi hiburan bagi mereka namun ternyata sebaliknya.



Dalam hal ini perlu adanya dukungan dari berbagai pihak baik masyarakat khususnya para orang tua ataupun pemerintah dengan benar-benar memilih acara yang akan di tayangkan ataupun akan di nikmati di layar televisi, karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap psikologis individu terutama anak-anak dan remaja, sehingga terjadi kenakalan remaja yang semakin sulit untuk dikendalikan.


"Aku tahu, setiap kali aku membuka sebuah buku, aku akan bisa menguak  sepetak langit. Dan jika aku membaca sebuah kalimat baru, aku akan sedikit lebih banyak tahu dibandingkan sebelumnya. Dan segala yang kubaca akan membuat dunia dan diriku menjadi lebih besar dan luas".(Jostein garden & Klaus Hagerup)

BODOR


Sekelompok profesor,sedang berkumpul. Lalu ada yang bertanya, “berapa 2+2?”
Professor kimia menjawab: “ hasil reaksi keduanya menghasilkan senyawa baru yang nilainya sekitar 10 pangkat 1”
Setelah membolak-balik penggarisnya, professor teknik kemudian menjawab: “4,01”
Professor fisika menjawab: “antara 3,8 hingga 4,2 dengan kesalahan sekitar  “0,2.”
Professor matematik menjawab: “ saya tidak tahu tepatnya, tetapi yang saya tahu bahwa solusinya itu ada.”
Professor filsafat menjawab:” apa maksud anda dengan pertanyaan 2+2?”
Professor logika juga bertanya: “definisikan lebih jelas lagi apa itu 2+2?”
Professor sosiologi berkata: “ saya tidak tahu jawabannya tetapi saya senang sekali kita bicara soal ini”
Akuntan menjawab:”berapa rupiah untuk jawaban yang kamu mau?”
Professor medis menjawab singkat: “4”
Mendengar jawaban professor medis semua professor melongo mereka bertanya: “bagaimana kamu tahu?”
Professor medis: “aha..karena aku menghapalnya”


Jumat, 28 Oktober 2011

eksistensi pemuda di hari sumpah pemuda

Sejenak kita renungkan kata-kata seorang filosofis perancis, Rene Descartes bahwa " dengan berfikir maka aku ada" secara logika eksistensi manusia bisa di lihat dari pemikirannya, dan setiap manusia memiliki kehendak bebas untuk berfikir dan memilih sesuatu sesuai jalan pikirannya.


Namun sayangnya terkadang pola pikir manusia terbatas oleh sesuatu yang membatasi dan biasanya hal tersebut berasal dari luar dirinya, hal ini terkadang menyebabkan pemikiran kita yang terkotakkan pada sistem yang ada. Maka siapa yang bisa keluar dari sistem itu dialah pemenangnya, dalam artian dia telah memenangkan kehendak bebas atas dirinya sendiri.


Dewasa ini kaum muda sering menyalahartikan kehendak bebasnya dengan pilihan-pilihan yang menyalahi logika, etika, ataupun estetika. Hal tersebut dapat menjadikan alasan keraguan kaum tua terhadap kaum muda.

Untuk itu dihari sumpah pemuda ini seyogyanya kaum muda berani memunculkan eksistensinya dengan gagasan dan langkah yang sesuai dengan logika etika dan estetika. Karena dengan hadirnya pemikiran pemuda hari ini  maka dapat pula membuktikan hadirnya pemuda dimasa depan. SALAM PEMUDA!!!!

Rabu, 15 Juni 2011

energiku tak cukup

BENAR TERNYATA SEGALANYA MEMBUTUHKAN ENERGI BAHKAN UNTUK SEKEDAR MEMAAFKAN ATOPUN UNTUK MENERIMA APAPUN

aku lelah

aku lelah menjadi es yg membeku sepanjang waktu hanya menanti api yg berkobar lalu membakar...

aku lelah menjadi udara yg menghempaskan debu2 kehidupan...

aku lelah menjadi hujan yg mengguyur tanah hitam jd merah

aku lelah menjadi burung yang terbang tanpa tau arah angin hingga tersesat di ujung kehidupan..

aku lelah menjadi daun2 yang berguguran di semi nya musim waktu....

aku lelah menjadi bunga yang dipuja2 namun terbuang dan tersiakan saat layu dan kering...

biar..biarlah aku menjadi air yang mengalir ke ngarai2 hidup ini agar setidaknya sekalipun ku mati aku ttp menghidupkan...........

seribu langkah kaki atau tidak melangkahkan kaki sama sekali

seakan ku berjalan diantara gersangnya sahara...

yang kulihat disekelilingku hanyalah kaktus2 tajam yg mungkin sewaktu2 dapat menusuk kaki ku yg tlah lemah menyusuri gersangya alam....

kadang ku bertanya pada Tuhan, haruskah ku teruskan langkah ini ataukah aku kembali?

namun terlanjur ku berjanji pd langit dan bumi bahwa aku akan melangkahkan satu langkah kaki untuk seribu langkah kaki atau tidak melangkahkan kaki sama sekali...

aku baru melangkahkan kaki beberapa langkah saja namun iblis terus sj menggodaku dgn berkata : hentikan perjalananmu karna kau tak kan mungkin mendapat apa2 selain fatamorgana dan sebelum itu tubuhmu pasti sudah musnah dimakan binatang buas!

saat dia datang seperti itu rasanya sum2 tulangku membeku hingga tubuhku kaku tak lg bs ku berjalan,tak ada lg yg bs kulakukan selain meratapi kelemahanku..aku ingin berteriak namun tak ada siapapun disana...aku ingin tertidur namun kelopak mataku tlah kaku oleh waktu..

Tuhan...aku bodoh sedangkan engkau maha tau maka beritahukanlah apa yg harus aku perbuat...Tuhan...aku buta sedangkan engkau maha melihat maka tunjukanlah kemana harus ku langkahkan kaki....aku tuli sedangkan kau maha mendengar,maka dengarkanlah rintihanku...

mengalah untuk menang

Selama ini aku selalu memaksa semua hal terjadi sesuai dengan keinginanku.....
namun akhirnya melalui proses kamuflase aku sadar bahwa

Mungkin aku bisa memaksa keadaan menjadi seperti yg ak inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa seseorang menjadi seperti ap yg aku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa diriku menjadi seperti apa yang aku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa pikiranku menjadi seperti apa yang ku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa hatiku menjadi seperti apa yang aku inginkan...
Mungkin aku bisa memaksa tubuhku menjadi seperti apa yang aku inginkan...


Namun ternyata ada yang tak bisa aku paksakan di dunia ini yaitu Tuhan!

saat aku memaksa Tuhan u memberiku kemudahan maka iya beri aku masalah...
saat aku memaksa Tuhan u menjauhkan aku dari derita maka iya dekatkan aku pada ujian..
saat aku memaksa Tuhan u memberiku langit yang cerah maka iya memberi ku hujan yang deras...
saat aku memaksa Tuhan u memberiku cahaya maka Tuhan memberiku malam yang gelap...
saat aku memaksa Tuhan u memberiku kupu-kupu yang indah maka iya memberiku ulat bulu...
saat aku memaksa Tuhan u memberiku kesuksesan maka iya memberiku kegagalan...


Namun ternyata...

Dari masalah itu aku menjadi dewasa...
Dari ujian itu aku bisa berfikir....
Dari hujan yang deras itu aku bisa menikmati indahnya pelangi...
Dari gelapnya malam itu aku bisa menikmati indahnya bulan dan bintang...
Dari ulat bulu itu aku menyaksikan bgmn indahnya kupu-kupu cantik...
Dari kegagalan itu aku tau bagaimana meraih kesuksesan yang lebih besar dari yang aku bayangkan...

Akhirya aku yang keras hati dan kepala mengakui kekalahanku pada Mu Tuhan

Namun kekalahan ini bukanlah kekalahan syeitan dr Adam
Ataupun bukanlah kekalahan seorang firaun dr Musa
Ataupun bukan pula kekalahan seorang quraisy dr Muhammad


Namun..kekelahan ini adalah kekalahan yang tulus karena keyakinan akan cintamu lebih besar dari cintaku pada diriku sendiri hingga kau lebih tau apa yang lebih aku ingin dan butuhkan....Tuhan jangan pernah berhenti mencintaiku..karna aku sangat membutuhkanmu..dahulu..saat ini..dan selama-lamanya......

Mengenai Saya

saya wanita yang akan membuat dunia ini menjadi sempurna dengan ketidaksempurnaan yang saya miliki